Mukena Ludes Terjual, Penyanyi Syahrini Diingatkan Soal Pajak
Telah meluncurkan sebuah mukena cantik bertemakan Mukena Fatimah Syahrini, Mukena keluaran jelang hari raya lebaran ini dibuat Syahrini dengan premium berlapis emas 24 karat dengan bandrolan harga Rp3,5 juta,
Jika ditanya soal harga memang mahal, tetapi meski terbilang mahal mukena ini sudah habis sekitar 5000 buah mukena.
"Terima kasih customer inces tersayang yang sudah membeli Mukena indah inces Mukena pink dan beige sold lebih dari 5000 pcs terjual," tulis akun Fatimah Syahrini.
Hal tersebut membuat Syahrini menjadi buah bibir di media sosial. Tak lupa Direktorat Jendral Pajak (DJP) mengomentari keberhasilan bisnis mukena Syahrini.
Menggunakan akun pribadi Twitternya, Dirjen pajak menghitung pajak pertambahan nilai (PPN) dari penjualan mukena Syahrini.
Meski tak menuliskan secara gamblang siapa yang ia maksud dalam cuitannya itu, warganet yakin kalau hal tersebut memang ditujukan untuk Syahrini.
"Penjualan Mukena 5000 buah @ Rp. 3,5 juta. Rp. 3.500.000 x 5000 = Rp. 17,5 Miliar. PPN 10% = Rp. 1,75 Miliar," demikian cuitan Twitter Dirjen Pajak, dikutip pada Kamis (30/5).
Nyatanya kabar ini diunggah ulang oleh sebuah akun gosip dan langsung viral. Banyak warganet yang menduga kalau Syahrini belum membayar pajak. Selain itu tak sedikti juga yang menyanyangkan harga Mukena Syahrini yang terlalu mahal.
"Kapokkk di pergokin pajak mana ada tuh bayar palingan mangkir," ujar Neviasandradewi.
"Akibat sering pamer jadi keciduk suruh bayar pajak," kata Nellasultan.
"Pamer sih, ditagih pajak jadinya," tutur Maya_kristanti.
"Ga boleh mangkir pajak ya Mbank," kata Verinabalqist.
"Mukenanya mahal kali buat orang biasa spt saya," ucap Twindsi66.
"Sholat apaan pake Mukena mahal gitu?" tutur Liliekasari.
"Mukena nya mahal jg y," ucap Abdalrachmad91.
Sumber: akurat.co

Comments
Post a Comment