Beralihnya Misbkahun Pada Golkar Bukan Karena Kasus Misbakhun

Beralihnya Misbkahun Pada Golkar Bukan Karena Kasus Misbakhun

Sumber: Google

Pada saat itu Mukhamad Misbakhun yang masih berada di Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dan saat itu Misbakhun tengah mengalami musibah yakni kasus Misbakhun dan tudingan bahwa Mibakhun korupsi.

Pada saat itu bertepatan sekali di Fraksi PKS sedang ada proses Pergantian Antar Waktu (PAW) dan posisi Misbakhun digantikan oleh Muhammad Firdaus. Namun, setelah posisi Misbakhun digantikan , Mahkamah Agung (MA) mengeluarkan putusan Misbakhun tidak bersalah dalam kasus Misbakhun dan juga atas tudingan Misbakhun korupsi.

Misbakhun sempat meminta partainya untuk melakukan rehabilitasi atas nama baiknya atas tuduhan kasus Misbakhun, tetapi permintaan itu tidak direalisasikan hingga kini. "saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengurus dan kader PKS atas dukungannya selama ini kepada saya", tuturnya.

Misbakhun mengatakan, perpisahan itu dipenuhi rasa persahabatan. Presiden PKS Anis Matta juga sempat memberikan sejumlah pesan kepadanya. Sebelumnya, dalam kasus Misbakhun ia sempat menjadi tersangka atas tuduhan Misbakhun korupsi dengan dugaan L/C fiktif Bank Century pada tahun 2010 silam.

"Benar bahwa saya sudah berpamitan dengan Presiden PKS, Ustadz Anis Matta dan beberapa pengurus DPP PKS di kantor DPP PKS. Itu saya lakukan untuk menjunjung tinggi etika politik yang baik, untuk menjaga hubungan baik, dan tali silaturahmi yang selama ini sudah terjalin dan terjaga dengan baik", ungkap Mukhamad Misbakhun.

 Misbakhun mengaku sudah mengikuti proses orientasi sebagai fungsionaris Partai Golkar.

"Bagi saya, pengabdian untuk masyarakat bisa melalui banyak cara dan jalan. Begitu juga atas pilihan melalui partai politik mana yang harus saya pilih untuk melakukan tugas pengabdian ke masyarakat tersebut. Pilihan saya untuk saat ini dan ke depan adalah melalui Partai Golkar", pungkasnya.

Misbakhun mengatakan, Golkar mempunyai sejarah panjang dan teruji secara struktural di masyarakat. "saya ingin menjadi bagian dari sejarah cemerlang Partai Golkar di masa yang akan datang untuk membangun bangsa dan negara", tutupnya.

Comments

Popular posts from this blog

Menjadi Ayah yang Humoris, Anak Sulung Kenang Agung Hercules

Novanto Yakin Memiliki Bukti Kuat

Saham BMRI Malah Merosot, di Tengah Menghijaunya Saham IHSG